C1

Kohesi: perujukan (this/that/such/so)

Definisi / Penjelasan

Cohesion adalah cara kalimat terhubung menjadi teks yang jelas dan mengalir. Salah satu alat penting adalah reference, ketika kata seperti this, that, such, dan so menunjuk kembali ke ide sebelumnya alih-alih mengulangnya. Kata-kata ini bisa merujuk ke noun, seluruh klausa, atau seluruh situasi. Pelajar tingkat lanjut perlu mengendalikan reference dengan hati-hati agar pembaca selalu tahu rujukannya. Referencing yang baik membuat tulisan efisien dan elegan; referencing yang tidak jelas membuat tulisan samar.

Aturan Utama

  • Gunakan this / that untuk merujuk kembali ke ide, peristiwa, atau situasi: This was unexpected.
  • Gunakan such sebelum noun phrase untuk mengklasifikasikan atau menekankan jenis: such behaviour, such a response.
  • Gunakan so dalam pola seperti do so, say so, think so, dan so + adjective / adverb.
  • Pastikan rujukannya jelas. Jika ada dua atau lebih makna yang mungkin, ulang noun-nya atau tulis ulang kalimat.
  • Dalam tulisan formal, reference yang eksplisit sering meningkatkan kohesi lebih baik daripada pengulangan sederhana.

Contoh

  • The plan failed. This was predictable. - Rencananya gagal. Ini bisa diprediksi.
  • He said he'd help, and so he did. - Dia bilang akan membantu, dan so dia lakukan.
  • We had never seen such confusion before. - Kami belum pernah melihat kebingungan seperti itu sebelumnya.
  • The proposal was rejected. That surprised everyone. - Proposalnya ditolak. Itu mengejutkan semua orang.
  • They expected delays, and rightly so. - Mereka mengharapkan keterlambatan, dan memang begitu.

Kesalahan Umum

  • ❌ The company rejected the plan, and this upset it. -> ✅ The company rejected the plan, and this decision upset the team.
  • ❌ He said he was tired, and such went home. -> ✅ He said he was tired, and so he went home.
  • ❌ We had never seen so confusion before. -> ✅ We had never seen such confusion before.

Lacak kemajuan Anda