Definisi / Penjelasan
Idioms adalah ekspresi tetap atau semi-tetap yang maknanya tidak sepenuhnya bisa diprediksi dari kata-kata penyusunnya. Pada C2, tantangannya bukan hanya memahami idioms tetapi mengendalikan seberapa jauh idioms boleh berubah secara grammar. Sebagian idioms mengizinkan perubahan tense, person, atau aspect, sementara yang lain kehilangan naturalness jika articles, prepositions, atau urutan kata diubah. Kontrol seperti penutur asli bergantung pada mengenali bagian mana yang fleksibel dan mana yang tetap. Karena itu idioms paling baik dipelajari sebagai pola, bukan item kosakata longgar. Idiom yang benar harus tepat makna sekaligus natural strukturnya.
Aturan Utama
- Perlakukan idioms sebagai chunks, bukan kombinasi bebas yang bisa diubah seenaknya.
- Variasi tertentu mungkin pada tense, person, dan aspect: He is pulling my leg, They were pulling my leg.
- Banyak idioms tidak mengizinkan perubahan article, pertukaran kata, atau perubahan preposition.
- Periksa apakah idiomnya sesuai dengan register dan situasi.
- Jika ragu, gunakan alternatif non-idiomatik yang lebih jelas daripada memaksa idiom yang tidak natural.
Contoh
- He has been pulling my leg. - Dia sedang mengerjai saya.
- Do not jump to conclusions. - Jangan terburu-buru menyimpulkan.
- We are in the same boat. - Kita senasib.
- She finally let the cat out of the bag. - Dia akhirnya membocorkan rahasia.
- They tried to save face after the mistake. - Mereka mencoba menjaga muka setelah kesalahan itu.
Kesalahan Umum
- ❌ We are in same boat. -> ✅ We are in the same boat.
- ❌ Do not jump to conclusion. -> ✅ Do not jump to conclusions.
- ❌ He pulled my legs. -> ✅ He was pulling my leg. / ✅ He pulled my leg.